Perbedaan Bunga Fixed dan Floating pada KPR
Rate rendah pada awal KPR belum tentu berlaku sepanjang tenor. Memahami kapan masa fixed berakhir membantu Anda menilai risiko kenaikan cicilan dengan lebih realistis.
Bunga fixed memberi kepastian sementara
Selama periode fixed, tingkat bunga mengikuti ketentuan program untuk jangka waktu tertentu. Cicilan pada periode ini lebih mudah direncanakan, tetapi durasinya dapat jauh lebih pendek daripada tenor KPR.
Program berjenjang juga dapat memiliki beberapa tahap bunga sebelum masuk ke rate berikutnya. Periksa seluruh tahap, bukan hanya angka yang paling rendah.
Floating dapat mengubah cicilan
Setelah masa fixed atau program berakhir, tingkat bunga dapat mengikuti kebijakan bank. Perubahan rate membuat cicilan dihitung kembali berdasarkan sisa pokok dan sisa tenor.
Istilah floating tidak berarti rate pasti naik setiap tahun, tetapi jumlahnya tidak dijamin tetap. Karena rate masa depan belum diketahui, kalkulator hanya dapat menggunakan asumsi.
Cara membandingkan program
Bandingkan program bank dengan kerangka yang sama:
- lama setiap tahap bunga;
- minimum tenor dan kriteria program;
- asumsi cicilan setelah program;
- total pembayaran dalam skenario yang sama;
- sumber resmi dan tanggal verifikasi informasi.
Catatan untuk KPR syariah
Produk syariah dapat menggunakan akad dan struktur margin yang berbeda dari bunga anuitas konvensional. Konfirmasi akad, margin, jadwal angsuran, biaya, dan mekanisme pelunasan langsung kepada bank. Jangan menyamakan label promosi dengan struktur pembiayaan final.